LAMONGAN, (15/08/2026) Forum Prodi Manajemen Pendidikan Islam (FPMPI) Kopertais IV Jawa Timur sukses menggelar helatan Temu Tahunan 2026 yang berlangsung di Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan, Jawa Timur. Forum strategis ini menghadirkan akademisi, ketua program studi, dan pengelola Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) di Jawa Timur. Selain menjadi ajang silaturahmi, forum tahunan ini bertujuan memperkuat tata kelola kelembagaan serta merumuskan arah kebijakan prodi dalam menjawab tantangan manajemen pendidikan Islam di era digital.

Rektor Universitas Sunan Drajat Lamongan (UNSUDA) Dr. Nasihin Sumarjan, M.Pd. bersama pengurus FPMPI periode 2022-2026
Sebagai tuan rumah, Rektor Universitas Sunan Drajat Lamongan (UNSUDA) Dr. Nasihin Sumarjan, M.Pd. menyambut hangat kedatangan para delegasi dari berbagai penjuru daerah. Dalam sambutannya, beliau sangat senang UNSUDA sebagai tuan rumah dan menekankan pentingnya kerjasama antar prodi MPI dan perguruan tinggi di kopertais IV jawa timur dalam meningkatkan mutu dan strategi menghadapi tantangan kedepan.
“Segenap civitas akademika UNSUDA merasa sangat bersyukur, senang, dan bangga bisa menjadi tuan rumah bagi agenda penting ini. Kami menyambut dengan sangat hangat seluruh delegasi yang hadir, baik dari dalam daerah maupun yang jauh-jauh datang dari berbagai penjuru wilayah. Harapan besar kami adalah pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formal saja. Lebih dari itu, kami menekankan pentingnya membangun kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, khususnya antar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Prodi MPI) serta antar perguruan tinggi di lingkungan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.” ujar Rektor di hadapan para peserta temu tahunan FPMPI 2026.

Ketua FPMPI periode 2022-2026 Dr. Fahrur Rosikh, M.Pd saat memberikan sambutan
Agenda utama dan paling dinantikan dalam gelaran ini adalah reformasi pengurus FPMPI Kopertais IV Jawa Timur. Ketua FPMPI periode 2022-2026 Dr. Fahrur Rosikh, M.Pd. menyatakan bahwa proses suksesi kepemimpinan berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan melalui musyawarah mufakat. Forum secara resmi mengetok palu kepemimpinan baru yang diamanahkan kepada jajaran akademisi MPI berpengalaman untuk membawa FPMPI menjadi wadah organisasi yang semakin solid, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
“Gelaran FPMPI Kopertais IV Jawa Timur telah sampai pada agenda yang paling dinantikan oleh seluruh peserta, yakni menjalin silaturahmi dan reformasi kepengurusan organisasi. Proses suksesi kepemimpinan ini berlangsung penuh kehangatan dan kental dengan semangat kekeluargaan. Tanpa perdebatan sengit, forum secara resmi menetapkan arah baru organisasi melalui mekanisme musyawarah mufakat. Nakhoda baru ini diharapkan mampu memimpin langkah strategis FPMPI ke depan, menjadikan organisasi ini lebih solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional.” ujar Ketua FPMPI periode 2022-2026 Dr. Fahrur Rosikh, M.Pd. setelah melaporkan pertanggunggjawaban kepengurusannya selama empat tahun terakhir.

Potret pengurus FPMPI 2026-2030, dari kiri Dr. Ismatul Izzah, M.Pd.I., Dr. H. Harun Al Rosid, M.Pd.I., Dr. Zaedun Naim, M.Pd.I. dan Dr. Khoirotul Izzah, M.Pd.I.

Potret pengurus FPMPI 2026-2030, bersama peserta temu tahunan 2026
Dalam penetapan pengurus baru tersebut, Dr. H. Harun Al Rosid, M.Pd.I. dari Universitas KH Mukhtar Syafaat Banyuwangi resmi terpilih untuk memimpin sebagai Ketua FPMPI. Sementara itu, posisi Wakil Ketua FPMPI dipercayakan kepada Dr. Ismatul Izzah, M.Pd.I. dari Universitas Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Keduanya diharapkan mampu menjadi nakhoda yang membawa angin segar bagi kemajuan tata kelola program studi MPI di wilayah Jawa Timur. Melengkapi struktur inti kepengurusan FPMPI, amanah Sekretaris FPMPI diserahkan kepada Dr. Zaedun Naim, M.Pd.I. dari IAI Al Hikam Malang. Adapun posisi Bendahara FPMPI resmi dijabat oleh Dr. Khoirotul Izzah, M.Pd.I. dari Institut Agama Islam Faqih Asy’ari Kediri. Kolaborasi antar-akademisi dari berbagai institusi ternama ini diyakini memperkuat jaringan kerja sama lintas perguruan tinggi yang makin inklusif.

Potret antusias peserta temu tahunan FPMPI 2026
Usai penetapan kepengurusan, jajaran pengurus baru berkomitmen langsung mengeksekusi program kerja strategis, seperti peningkatan mutu akreditasi prodi, kolaborasi riset ilmiah, hingga penguatan pengabdian masyarakat. Suksesnya Temu Tahunan FPMPI 2026 di Lamongan ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam mencetak tenaga pengelola pendidikan Islam yang profesional dan bereputasi nasional.
0 Komentar